Syarwan sebenarnya tidak tahu apa gerangan nasibnya nanti, setelah ia pensiun. Tetapi tentu saja ia punya ambisi di hatinya. Pada suatu saat ia berpuasa tujuh hari dan pantang makan garam dan daging, lalu pergi ke Gunung Lawu. Pada waktu maghrib, di bawah sebuah pohon rindang, ia memejamkan mata, berkonsentrasi diri.Tiba-tiba ia mendengar suara, di belakangnya: "Jangan bersedih, hai insan. Aku ini seorang peri yang baik. Sebutkan saja tiga permintaan, dan itu akan saya penuhi asal saja ..." Syarwan membuka matanya. Di dekatnya nampak seorang perempuan tua berambut panjang dengan kain hitam legam menutupi tubuhnya yang sudah kisut. Maka Syarwan pun mengangguk, hormat dan bertanya: "Apa syaratnya agar keinginan saya bisa dipenuhiya peri?".
"Setubuhi aku," jawab perempuan tua tadi.
Demi untuk mendapatkan semua keinginannya, maka ia pun menjalankan apa yang diperintahkan. Begitu selesai, sambil mengancingkan celananya kembali, ia langsung bertanya: "Sekarang, apakah boleh saya mengucapkan keinginanku?"
Sambil menutupkan kain ke tubuhnya perempuan tua itu menatap Syarwan dan bertanya: "Sebentar, nak. Berapa sekarang umurmu?".
"Limapuluh lima tahun. Kenapa?"
Jawab perempuan tadi dengan kalem: "Sudah tua kok masih percaya ada peri?"
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 718
Comments (3)

Catherine
said:
|
... Wakakakak!!! Lucu sekali. Dikira serius...ga taunya cuma banyolan. Aku serasa tertipu! |
|
Catherine
said:
... . Ups! Sebelum saya lupa, saya mau cerita tentang peri juga. Ini tentang peri yang tinggal di pegunungan Andes (katanya). Beberapa tahun yang lalu, saya pernah baca majalah yang ceritanya, begini : ... ada seorang gadis Indonesia. Wajahnya biasa2 saja. Ia berasal dari keluarga yang kaya. Gadis itu orangnya cerdas, berpendidikan tinggi, dan punya karier yang bagus. Pendek kata, ia tidak punya masalah apa2. Kehidupannya berjalan dengan baik. Sampai ia menikah dengan pria pujaan hatinya. Kehidupan rumah tangga mereka tampak berjalan mulus. Tapi, kemulusannya tidak berjalan lama. Pria yang jadi suaminya. Tidak setia dan tipe pengeretan alias mata duitan. Ketika sang istri mencium gelagat tidak baik suaminya itu. Rumah tangga mereka jadi ajang perang mulut. Tiap ketemu selalu saja bertengkar. Akhirnya, mereka bercerai setelah sang istri tahu bahwa, alasan si suami untuk menikahinya hanya terpikat pada harta isterinya. Setelah mereka bercerai. Wanita itu jadi sering sakit2an kehilangan semangat hidup. Badannya jadi kurus. Wajahnya sering pucat. Tentu saja, hal ini membuat orang tuanya sangat khawatir. Apalagi ia adalah satu2nya putri tunggal mereka. Lalu, sang ibu membujuknya untuk refreshing jalan2 keliling dunia. Wanita itu memenuhi ajakan orang tuanya. Lalu, ia pergi ke Eropa dan Amerika Latin. Di Amerika Latin, tepatnya, di Bolivia. Ia bertemu dengan kawan semasa kuliah di AS. Entah, sejak kapan mulanya. Perempuan tadi punya rencana untuk bunuh diri sepulang dari Amerika Latin. Bukan cuma kegagalan pernikahannya saja yang membuatnya stress berat tapi, yang lebih utamanya adalah dikarenakan oleh wajahnya yang tidak cantik membuatnya jadi tidak percaya diri. Sebelum pulang ke Indonesia. Dari Bolivia ia pergi melihat keindahan danau Titicaca (konon, danau itu terletak di pegunungan Andes antara Peru dan Chile, kalau tidak salah?! - kalau saya salah, harap dimaafkan karena, saya belum pernah ke sana ). Singkat kata, ia sudah berada di pinggir danau tersebut. Wanita itu menyegarkan diri dengan minum beberapa teguk air danau. Airnya segar seperti air es. Pemandangan sekitar danau Titicaca sangat indah (katanya!). Di pinggir2 danau tersedia perahu2 dengan orang2 Indian yang jadi tukang dayungnya. Wanita tersebut setelah nego harga. Ia naik ke perahu itu dan ia bersama tukang perahu segera berangkat mengitari danau itu. Tukang perahu selagi mendayung, ia pun bercerita tentang alam sekitarnya. Ketika mereka sampai di tengah2 danau tiba2 terdengar suara ...KEJEBUR!!!... suara benda keras jatuh dekat perahu mereka. Air di sekitar perahu itu berombak. Saat terdengar bunyi benda jatuh kecebur ke dalam danau tadi,saat itu juga si wanita melihat susunan warna2 pelangi jatuh masuk ke dalam danau. Dalam warna2 pelangi itu tampak seseorang. Nah, ini dia yang membuat bunyi suara...KEJEBUR!!!... Peri yang muda dan amat cantik menceburkan diri ke dalam air. Sesaat kemudian ia menampakkan diri padanya. Dan, menanyakan keperluan tamunya itu. Lalu sang tamu curhat padanya. Akhirnya, ia mengatakan bahwa, ia ingin cantik. Lalu, sang peri menyuruhnya cuci muka pake air danau itu. Lalu, ia menghilang seketika itu juga. Wanita tsb. mengambil air danau dan mencuci mukanya. Lalu, mereka kembali ke pinggir danau. Ternyata, orang Indian yang jadi tukang dayung perahu juga, seorang dukun. Ketika terdengar suara kejebur tadi. Si Indian tidak lihat apa2. Tapi, berdasarkan dari pengalamannya. Ia tahu apa yang terjadi. Tapi, sang wanita belum merasa adanya perubahan di wajahnya. Ketika ia kembali ke Indonesia. Semua orang dibuat terpukau. Ibunya mengatakan bahwa, wajah putri mereka tampak amat cantik. Maka, selamatlah jiwa si wanita tersebut. Ia tidak jadi bunuh diri, Percaya atau tidak pada kisah yang saya ceritakan ini. Terserah Anda!! |
|
Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.



. Ups! Sebelum saya lupa, saya mau cerita tentang peri juga. Ini tentang peri yang tinggal di pegunungan Andes (katanya). Beberapa tahun yang lalu, saya pernah baca majalah yang ceritanya, begini : ... ada seorang gadis Indonesia. Wajahnya biasa2 saja. Ia berasal dari keluarga yang kaya. Gadis itu orangnya cerdas, berpendidikan tinggi, dan punya karier yang bagus. Pendek kata, ia tidak punya masalah apa2. Kehidupannya berjalan dengan baik. Sampai ia menikah dengan pria pujaan hatinya. Kehidupan rumah tangga mereka tampak berjalan mulus. Tapi, kemulusannya tidak berjalan lama. Pria yang jadi suaminya. Tidak setia dan tipe pengeretan alias mata duitan. Ketika sang istri mencium gelagat tidak baik suaminya itu. Rumah tangga mereka jadi ajang perang mulut. Tiap ketemu selalu saja bertengkar. Akhirnya, mereka bercerai setelah sang istri tahu bahwa, alasan si suami untuk menikahinya hanya terpikat pada harta isterinya. Setelah mereka bercerai. Wanita itu jadi sering sakit2an kehilangan semangat hidup. Badannya jadi kurus. Wajahnya sering pucat. Tentu saja, hal ini membuat orang tuanya sangat khawatir. Apalagi ia adalah satu2nya putri tunggal mereka. Lalu, sang ibu membujuknya untuk refreshing jalan2 keliling dunia. Wanita itu memenuhi ajakan orang tuanya. Lalu, ia pergi ke Eropa dan Amerika Latin. Di Amerika Latin, tepatnya, di Bolivia. Ia bertemu dengan kawan semasa kuliah di AS. Entah, sejak kapan mulanya. Perempuan tadi punya rencana untuk bunuh diri sepulang dari Amerika Latin. Bukan cuma kegagalan pernikahannya saja yang membuatnya stress berat tapi, yang lebih utamanya adalah dikarenakan oleh wajahnya yang tidak cantik membuatnya jadi tidak percaya diri. Sebelum pulang ke Indonesia. Dari Bolivia ia pergi melihat keindahan danau Titicaca (konon, danau itu terletak di pegunungan Andes antara Peru dan Chile, kalau tidak salah?! - kalau saya salah, harap dimaafkan karena, saya belum pernah ke sana ). Singkat kata, ia sudah berada di pinggir danau tersebut. Wanita itu menyegarkan diri dengan minum beberapa teguk air danau. Airnya segar seperti air es. Pemandangan sekitar danau Titicaca sangat indah (katanya!). Di pinggir2 danau tersedia perahu2 dengan orang2 Indian yang jadi tukang dayungnya. Wanita tersebut setelah nego harga. Ia naik ke perahu itu dan ia bersama tukang perahu segera berangkat mengitari danau itu. Tukang perahu selagi mendayung, ia pun bercerita tentang alam sekitarnya. Ketika mereka sampai di tengah2 danau tiba2 terdengar suara ...KEJEBUR!!!... suara benda keras jatuh dekat perahu mereka. Air di sekitar perahu itu berombak. Saat terdengar bunyi benda jatuh kecebur ke dalam danau tadi,saat itu juga si wanita melihat susunan warna2 pelangi jatuh masuk ke dalam danau. Dalam warna2 pelangi itu tampak seseorang. Nah, ini dia yang membuat bunyi suara...KEJEBUR!!!... Peri yang muda dan amat cantik menceburkan diri ke dalam air. Sesaat kemudian ia menampakkan diri padanya. Dan, menanyakan keperluan tamunya itu. Lalu sang tamu curhat padanya. Akhirnya, ia mengatakan bahwa, ia ingin cantik. Lalu, sang peri menyuruhnya cuci muka pake air danau itu. Lalu, ia menghilang seketika itu juga. Wanita tsb. mengambil air danau dan mencuci mukanya. Lalu, mereka kembali ke pinggir danau. Ternyata, orang Indian yang jadi tukang dayung perahu juga, seorang dukun. Ketika terdengar suara kejebur tadi. Si Indian tidak lihat apa2. Tapi, berdasarkan dari pengalamannya. Ia tahu apa yang terjadi. Tapi, sang wanita belum merasa adanya perubahan di wajahnya. Ketika ia kembali ke Indonesia. Semua orang dibuat terpukau. Ibunya mengatakan bahwa, wajah putri mereka tampak amat cantik. Maka, selamatlah jiwa si wanita tersebut. Ia tidak jadi bunuh diri, Percaya atau tidak pada kisah yang saya ceritakan ini. Terserah Anda!! 




